Dihipnotis, Nafisah Serahkan Sepeda Motornya Tanpa Sadar

"Dia menyalami saya pak, katanya baru ya tinggal disini, saya jawab iya saja, dia itu ramah pak orangnya," ujar Nafsiah saat memberikan keterangan di

Dihipnotis, Nafisah Serahkan Sepeda Motornya Tanpa Sadar
TRIBUNSUMSEL.COM/SLAMET TEGUH RAHAYU
Nafisah saat melapor ke Polresta Palembang 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Peristiwa kejahatan berupa hipnotis kembali menyasar pemukiman warga, dan kali ini yang menjadi korbannya ialah Nafsiah (43), warga yang baru tinggal dua bulan di Perumahan Amin Mulya Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) I.

Atas peristiwa tersebut, membuat Nafsiah harus merelakan sepeda motor kesayangannya dibawa pelaku. Iapun akhirnya melapor ke Polresta Palembang, Jumat (25/3/2016).

Dihadapan petugas, Nafsiah mengatakan, kejadian tersebut bermula saat ia tengah bermain bersama cucunya di depan rumah. Tiba-tiba datang seorang pria menemuinya, dan mengajak Nafsiah berbincang.

"Dia menyalami saya pak, katanya baru ya tinggal disini, saya jawab iya saja, dia itu ramah pak orangnya," ujar Nafsiah saat memberikan keterangan di anggota kepolisian Polresta Palembang.

Setelah berbincang, pelakupun lantas meminta segelas air minum, karena pelaku merasa kehausan. Merasa tak keberatan, Nafsiahpun mengambilkan segelas air minum dingin dari dapurnya.

Perbincangan diantara keduanyapun terus berlanjut. Lalu, pelaku menannyakan kunci sepeda motor Honda Supra X dengan nopol BG 6338 AAN miliknya yang saat itu tengah terparkir di depan rumah.

Tanpa sadar, Nafsiahpun memberikan kunci motornya, dan langsung saja sepeda motor tersebut dibawa kabur pelaku.

Nafsiah baru sadar jika ia telah menjadi korban hipnotis, saat ia usai menjalankan ibadah sholat ashar pada sore harinya.

"Pas sudah selesai sholat itu saya baru teringat, pas saya liat sepeda motor saya memang tidak ada lagi. Saya itu, terasa dihipnotis sejak salaman dengan pelaku itu pertama kali. Pelaku itu juga katanya polisi pak, tugasnya di Polda, tapi mungkin dia ngaku-ngaku saja ya. Saya harap pelakunya bisa ditangkap pak, karena motor itu masih kredit, baru 1,5 tahun," keluhnya.

Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved