Pemkab PALI Segera Bangun Komplek Perkantoran Baru

Bahkan lokasi SMAN Unggulan akan menjadi salah satu alternatif.

Pemkab PALI Segera Bangun Komplek Perkantoran Baru
TRIBUNSUMSEL/ ARI WIBOWO
Tim Kemendagri (corak batik orange) sedang meninjau lokasi lahan perkantoran Pemkab PALI, Sabtu(19/3/2016) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ari Wibowo

TRIBUNSUMSEL.COM,PALI- Kantor Bupati PALI di kilometer 10 tidak lama lagi akan pindah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI sudah menyiapkan lahan di Talang Kerangan sebagai lokasi pembangunan komplek perkantoran.

Bahkan lokasi SMAN Unggulan akan menjadi salah satu alternatif.

Hal ini terungkap saat kunjungan tim dari Kementrian Dalam Negeri saat meninjau lokasi tersebut, Sabtu (19/3).

Tim yang dikoordinir oleh Didi Untung Wijayadi SH dari Faspem Kemdagri didampingi Plt Sekda A Gani Ahmad, Kadis PUCK Putra Sasmito, kepala Bappeda Marwansyah dan beberapa SKPD meninjau SMAN Unggulan yang rencananya akan dijadikan komplek perkantoran.

Selain SMAN Unggulan, tim juga meninjau lokasi gedung Bappeda yang terletak di sebelahnya.

Selain itu mereka juga meninjau lokasi perumahan rakyat yang menjadi program nawacita presiden Jokowi di Eks TPA Pertamina Jalan Talang Akar.

Di lokasi tersebut diusulkan Pemkab PALI untuk dibangun 1000 rumah.

"Kami meninjau kesiapan pembangunan gedung Bappeda yang akan dibangun tahun 2016 ini. Disamping itu kami juga melihat rencana pembangunan Kantor Bupati dan kantor DPRD yang rencana akan‎ dibangun tahun depan," ujar Didi Untung Wijayadi SH, koordinator tim.

Menurut Wijayadi, dirinya mengapresiasi usulan Pemkab PALI.

Baik lokasi maupun status tanah yang akan dibangun tersebut.

"Kalau melihat yang ada kami optimis tahun depan untuk dibangun" ujarnya.

Selain pembangunan kantor bupati, tim juga merekomendasikan kepada Pemkab PALI untuk mengusulkan kepada Kemendagri pembangunan kantor dinas-dinas yang ada.

"Lokasi dinas-dinas yang lain harus segera ditata dan diusulkan segera, agar tahun depan bisa direalisasikan‎," jelas Didi(aww)

Penulis: Ari Wibowo
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help