Padi Reki Dilahan Seluas 14 Hektare Dijarah Preman Bersenpi

Empat bulan lamanya menggarap, menanam dan memupuk agar padi yang ditanam bisa menghasilkan panen yang bagus untuk dijual,

Padi Reki Dilahan Seluas 14 Hektare Dijarah Preman Bersenpi
TRIBUNSUMSEL.COM/M ARDIANSYAH
Reki Setiawan menunjukan bukti laporannya ke Mapolda Sumsel karena padinya dilahan seluas 14 hektare dijarah preman, Sabtu (27/2/2016). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, M Ardiansyah

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Empat bulan lamanya menggarap, menanam dan memupuk agar padi yang ditanam bisa menghasilkan panen yang bagus untuk dijual, tetapi Reki Setiawan (36) hanya bisa pasrah ketika padinya di lahan seluas 14 hektare dijarah para preman.

Meski awalnya sudah melaporkan penjarahan yang dilakukan sekitar 30 preman ke Kades dan pihak polsek setempat, tetapi tidak ada tindak lanjut dan laporannya hanya didiamkan saja. Ia juga tidak dapat melawan, karena kawanan preman ini memiliki senjata api dan mengancam akan menembak bila aksi para preman ini dihalanginya.

"Lahan seluas 14 heltare tersebut aku sewa dari Ambo Unga dengan sistem bagi hasil dari panen. Tetapi, karena adanya kejadian ini, setidaknya 480 karung gabah bila dijual bisa menghasilkan Rp 400 juta hilang begitu saja. Belum lagi, aku harus membayar lahan yang disewa," ujar Reki ketika melaporkan ke SPKT Polda Sumsel, Sabtu (27/2/2016).

Merasa haknya dirampas preman yang diketuai Jamaluddin, Amiruddin dan Komaruddin yang merupakan warga Desa Jaya Murni Parit 2 Banyuasin, jerih payahnya selama empat bulan akan hilang sia-sia karena semua pagi yang siap panen terus diambil para preman tersebut.

Meski para preman dengan terang-terangan mengambil padi seluas 14 hektare yang berlokasi di Desa Jaya Murni Parit 7 Banyuasin, tetapi Reki dan kelaurganya sama sekali tidak dapat berbuat apa-apa. Meminta keadilan terhadap Kades dan juga kepolisian di sekitar tempat tinggalnya juga tidak ada hasil karena hanya didiamkan saja ketika ia melapor.

"Mereka memanen padi itu pada siang hari dan sekarang mereka masih memanen padi-padi aku itu. Mereka preman dan membawa kawan-kawan preman sekitar 30 orang dan ada tiga orang yang mengancam pakai senja api, jadi aku tidak berdaya," ungkapnya sedih.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved