Pimpinan DPRD Palembang Nilai Surat Kemendagri Kontradiktif

"Hasilnya, kami memutuskan ada dua penasfiran antara UU nomor 8/2015 dengan PP nomor 49/2008. Kami melihat ada kontradiktif, hasil konsultasi kami

Pimpinan DPRD Palembang Nilai Surat Kemendagri Kontradiktif
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Ketua DPRD Palembang Darmawan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Pasca keluarnya surat Kemendagri terkait pendapat mengenai pengisian kursi Wakil Walikota Palembang, pimpinan DPRD Palembang yang terdiri dari ketua dan tiga wakil ketua langsung melakukan rapat tertutup, Senin (14/12/2015).

Dalam rapat tersebut, dihasilkan tiga poin penting, untuk menindaklanjuti surat Kemendagri tersebut.

"Hasilnya, kami memutuskan ada dua penasfiran antara UU nomor 8/2015 dengan PP nomor 49/2008. Kami melihat ada kontradiktif, hasil konsultasi kami sebelumnya ke Kemendagri yang pelaksanaan berpatokan uu nomor 8,"kata ketua DPRD Palembang Darmawan, Senin (14/12/2015).

Dengan adanya dua penafsiran berbeda tersebut, pihaknya akan kembali melakukan konsultasi ke Kemendagri dalam waktu dekat.

"Sehingga nanti akan konsulasi kembali ke Kendagri, ini untuk menegaskan lagi, pijakan mana yang dipakai jangan sampai pimpinan disalahkan,"ujarnya.

Poin kedua, pihaknya akan menindaklanjuti surat Kemendagri dari konsultasi antar 4 pimpinan DPRD Palembang, akan dibawa dalam rapat pimpinan (Rapim) dengan pimpinan yang ada, terdiri dari unsur ketua dan wakil ketua serta ketua fraksi DPRD Palembang.

"Poin ketiga dari hasil rapim dan konsultasi tadi akan ditindaklanjuti lagi, dengan revisi tata tertib (Tatib) nomor 1 tahun 2014, dan akan dilakukan secepatnya untuk menyelesaikan kontradiktif yang ada,"tandasnya.

Sementara ketua fraksi Hanura Amanat Bulan Bintang (HABB) di DPRD Palembang Chandra Darmawan mengaku, pihaknya belum mendapatkan informasi soal pembahasan tersebut.

"Kita belum ada undangan untuk rapat pimpinan, mungkin baru koordinasi antar ketua dan wakil ketua DPRD saja,"capnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved