Ditinggal Maiga, SFC Harus Move On

Lini belakang SFC menjadi satu-satunya pos yang aman dari evaluasi. Manajemen telah memberikan ketetapan hanya lini depan dan tengah yang dirombak.

Ditinggal Maiga, SFC Harus Move On
TRIBUNSUMSEL.COM/HARYANTO
Abduolaiye Maiga 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Hengkangnya Abdullah Maiga dilini belakang Sriwijaya FC (SFC) mmembuat lini belakang tim asal Sumsel ini, akan sangat rapuh. Karena sosok Abdullah Maiga merupakan benteng tangguh SFC yang sangat diandalkan.

Untuk itu, menurut pengamat sepakbola Sumsel, Indrayadi jika SFC jangan terlalu bergantung dengan sosok Maiga. SFC harus cepat move on dan mengejar pemain belakang baru yang siap menggantikan Maiga, sebagai pagar dilini belakang.

"Jangan sampai kita ketergantungan. Harus cepat move on, harus cepat kejar pengganti baru, sehinga akan cepat adaptasi," ucap Indra, Rabu (2/12)

Lini belakang SFC menjadi satu-satunya pos yang aman dari evaluasi. Manajemen telah memberikan ketetapan hanya lini depan dan tengah yang dirombak.

''Evaluasi dilakukan di dua lini terkecuali lini belakang. Karena kami menilai lini belakang tidak ada masalah selama dua turnamen yang diikuti oleh tim,” kata Asisten Manajer SFC Achmad Haris.

Menurut pria berkaca mata ini, lini belakang Laskar Wong Kito hanya ada penambahan pemain. Lantaran selesai turnamen Piala Jenderal Sudirman, pemain asing asal Mali Abdoulaye Maiga sudah telanjur mengikat kontrak dengan klub Malaysia Premier League (MPL) T-Team FC yang sekarang dilatih Rahmad Darmawan.

''Maiga sudah terbang ke Malaysia setelah turnamen selesai kemarin. Tentunya kita harus mencarikan pengganti dia. Namun sekarang kami masih belum mendapatkan siapa yang cocok menggantikan posisi tersebut,”ucapnya.

Lebih dalam Haris menceritakan, dua pos lini depan dan tengah memang menjadi sorotan utama pihaknya.

Manajemen dan jajaran pelatih pun mulai membidik serta melakukan pendekatan kepada beberapa pemain. Tentunya pemain menjadi incaran diproyeksikan mengisi kekosongan dua lini menjadi sorotan tersebut.

Haris tidak menepis pencarian dilakukannya mengarah ke tim lokal yakni, para pemain yang memperkuat klub di Indonesia Super League (ISL). ''Sudah mulai kita lakukan pencarian pemain baru,”ceplosnya. (cr10/SP)

Editor: Yohanes Iswahyudi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved