Jamkrida Sumsel Akan Dapatkan Penambahan Dana Modal Rp 25 Miliar

"Penambahan modal ini dilakukan karena Jamkrida Sumsel merupakan lembaga penjamin kredit BUMD Pemprov Sumsel dan penambahan modal ini juga untuk menam

Jamkrida Sumsel Akan Dapatkan Penambahan Dana Modal Rp 25 Miliar
TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA TRISNAWATI
Direktur Utama Jamkrida Sumsel, Dian Askin Hatta, 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Jamkrida Sumatera Selatan di tahun 2016 akan mendapatkan tambahan penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi Sumsel sebesar Rp 25 miliar.

Dana tersebut akan memperbesar kapasitas untuk dapat menjamin kredit pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) di perbankan.

"Penambahan modal ini dilakukan karena Jamkrida Sumsel merupakan lembaga penjamin kredit BUMD Pemprov Sumsel dan penambahan modal ini juga untuk menambah tingkat kepercayaan perbankan kepada Jamkrida Sumsel," ujar Direktur Utama Jamkrida Sumsel, Dian Askin Hatta, saat ditemui di ruang kerjanya di Jalan Mayor Ruslan, Selasa (1/12).

Dengan adanya tambahan modal Rp 25 miliar yang direncanakan akan direalisasikan pada January 2016 maka kedepannya total modal Jamkrida menjadi Rp 50 miliar.

Tentunya dengan dana tersebut bisa menjamin dua kali lipat dari tahun 2015. Selain itu juga bisa memperbesar kapasitas penjaminan Jamkrida Sumsel untuk dapat menjamin kredit di perbankan.

"Dengan total ini kami bisa menjamin kredit produktif sebanyak 10 kali modal atau sama dengan Rp 500 miliar. Sedangkan untuk kredit nonproduktif bisa menjamin 30 kali modal atau sama dengan Rp 1,5 triliun. Untuk nilai jaminannya jika meninggal dunia akan mendapatkan jaminan 100 persen, sedangkan kalau kredit macet hanya 75 persen, hal itu tergantung dari sisi pinjamannya," katanya.

Hatta mengatakan Jamkrida Sumsel termasuk penjamin kredit yang terbilang masih baru, pada tahun 2014 Jamkrida baru menjamin Rp 20 miliaran, namun di tahun ini meningkat hingga 18 kali lipat atau menjadi Rp 367 miliar dengan total debitur sebanyak 3482.

Di tahun 2015 ini modal Jamkrida hanya Rp 25 miliar.

"Kami mengharapkan kedepan akan ada penambahan penyertaan modal kembali oleh Pemprov untuk meningkatkan tingkatkan kepercayaan perbankan kepada kami. Karena untuk menjamin kredit bank BUMN dibutuhkan modal minimal Rp 100 miliar," ujarnya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved