Tibo Berharap Tidak Ada Perombakan Tim

“Kita sudah sangat kompak, baik pemain senior atau juniornya. Sejauh ini permainannya pun semakin meningkat, termasuk pemahaman di lapangan

Tibo Berharap Tidak Ada Perombakan Tim
TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO
Sejumlah Pemain Sriwijaya FC melakukan seleberasi setelah menang WAlk Out pada Turnamen Piala Presiden di Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Minggu (27/9/2015). Tim Sriwijaya FC menang Walk Out (WO) atas Bonek. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG  - Usai meraih hasil positif di turnamen Piala Presiden 2015, mayoritas pemain Sriwijaya FC berharap agar keutuhan tim tetap terjaga. Beberapa pemain mengaku dengan skuad yang ada saat ini, Laskar Wong Kito akan mampu bersaing dengan tim lain di Indonesia di turnamen atau kompetisi Indonesian Super League (ISL) kedepannya.

“Kita sudah sangat kompak, baik pemain senior atau juniornya. Sejauh ini permainannya pun semakin meningkat, termasuk pemahaman di lapangan,” ujar striker SFC, Patrich Wanggai. Apalagi menurutnya, di bawah asuhan Beny Dollo, semua pemain mendapat kesempatan yang sama untuk mengembangkan permainannya.

“Kita lihat bagaimana pemain muda seperti Rizky juga sering mendapat menit bermain dan mulai menemukan kepercayaan diri, begitupun sentuhan di lapangan. Di babak semifinal, peran pemain pengganti yang masuk dari bangku cadangan juga sangat positif, sayang jika tim ini harus dirombak besar-besaran,” ungkapnya.

Hal sama juga disampaikan Kapten Tim Titus Bonai yang berharap manajemen dapat mempertahankan skuad SFC yang ada saat ini.

“Di partai final kemarin, kita seperti hanya kurang beruntung walau mampu menguasai pertandingan. Tentu apa yang sudah baik ini harus dipertahankan dan cukup menambah beberapa kekurangan saja,” jelasnya.

Tibo mencontohkan bagaimana tim lain seperti Arema Cronus dan Persib Bandung yang nyaris tidak merombak timnya secara besar-besaran sehingga mampu mempertahankan stabilitas permainan.

“Saya yakin dengan tim ini, manajemen lalu pelatih hingga pemain sudah sangat kompak, tinggal kita memperbaiki sedikit saja kekurangan. Kemudian kemarin juga persiapannya juga cukup singkat,” tambahnya.

Sementara itu, manajer SFC Robert Heri menjelaskan pihaknya sejauh ini akan melakukan evaluasi terlebih dulu terkait performa tim selama Piala Presiden lalu.

“Kedepan kita juga akan belum tahu bagaimana regulasi yang akan diterapkan di turnamen selanjutnya, misalkan apakah boleh perpindahan pemain atau proses peminjaman seperti kemarin. Bersama tim pelatih, kita akan evaluasi dulu sebelum nanti memutuskan langkah selanjutnya, namun tentu saja kita juga butuh jaminan kelanjutan kompetisi di tanah air,” ujarnya singkat.

Nama-nama seperti Esteban Viscara, Osas Saha hingga penyerang SFC di kompetisi Qatar National Bank (QNB) League lalu yakni Goran Ljubojevic kembali masuk radar.

Namun tanpa adanya kepastian mengenai turnamen, maka dipastikan tidak akan ada aktifitas transfer pemain di SFC dalam waktu dekat.

Penulis: Haryanto
Editor: Yohanes Iswahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help