Warga PALI Resah Truk Batubara PT EPI Beroperasi

"Setiap kali saya bertemu masyarakat, selalu mereka mengeluhkan kendaraan truk batubara yang melintasi desanya, tapi keluhan itu tak digubris oleh PT

Warga PALI Resah Truk Batubara PT EPI Beroperasi
TRIBUNSUMSEL.COM/ARI WIBOWO
Truk batubara milik PT EPI Terperosok di jalan Desa Purun, Kamis siang, (30/4/2015) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Ari Wibowo

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -‎ Kendaraan tr‎uk bermuatan batubara, yang melintasi di Jalan Desa Purun, Tanah Abang dan beberapa desa lainnya, kian hari meresahkan warga setempat dan sangat mengganggu aktivitas warga.

Selain itu, banyaknya truk batubara bermuatan bertonase berat lebih di atas 12, ton membuat jalan berlubang serta retak-retak akibat dilintasi kendaraan truk milik Energate Prima Indonesia (EPI) untuk menuju stock pile ( tempat pengepulan) batubara di dermaga Desa Perambatan.

Pantauan, Tribunsumsel.com kendaraan truk batubara lalulang melintasi jalan tersebut, mereka hanya membayar uang retribusi di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR), tepatnya di Desa Talang Bulang.

Tokoh masyarakat, Kecamatan Penukal, Kamseno, mengatakan keresahan warga terhadap truk batubara milik PT EPI yang melintas, sejak satu tahun belakangan ini.

Namun, keresahan warga tersebut tak menjadi penghalang PT EPI beroperasi.

‎"Setiap kali saya bertemu masyarakat, selalu mereka mengeluhkan kendaraan truk batubara yang melintasi desanya, tapi keluhan itu tak digubris oleh PT EPI," kata Kamseno, warga Desa Purun. Jumat (1/5/2015)

Fakta saat ini, sambung Kamseno, siang dan malam truk batubara melintas jalan tersebut dan mereka lebih banyak beroperasi di malam hari secara diam-diam saat warga sedang tertidur lelap.

Penulis: Ari Wibowo
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved