Mulai 1 Mei, Truk Batubara Melintas di Jalan Umum Ditindak

"Kita telah memberikan pemberitahuan, akan menutup jalan umum bagi angkutan batu bara di jalan umum mulai 1 Mei 2015 mendatang. Karena sesuai

Mulai 1 Mei, Truk Batubara Melintas di Jalan Umum Ditindak
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Wakil ketua komisi IV DPRD Sumsel Yulius Maulana (kanan) didampingi Nasrun Halim (tengah), dan Zainuddin (kiri) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Berlarut-larutnya permasalahan truk angkutan batubara, yang masih "melenggang" di jalan umum di Sumsel, membuat komisi IV DPRD Sumsel berang dan merekomendasikan kepada Gubernur Sumsel, untuk melakukan penindakan secara tegas.

Hal ini disampaikan Wakil ketua komisi IV DPRD Sumsel Yulius Maulana, terkait masing lalu lalangnya angkutan truk batubara di jalan negara dan kadang kala menimbulkan kemacetan, hingga kecelakaan yang merengut korban jiwa.

"Kita telah memberikan pemberitahuan, akan menutup jalan umum bagi angkutan batu bara di jalan umum mulai 1 Mei 2015 mendatang. Karena sesuai perjanjian dengan pengusaha, Dishub, angkutanbatu bara, kasihan masyarakat yang menggunakannya, banyak kerugian, tidak hanya materi, mental psikologis," kata Yulius Maulana didampingi anggota lainnya Nasrun Halim dan Zainuddin, Selasa (28/4/2015).

Terkait masalah teknis bagaimana cara penyetopan truk angkutan batu bara, sanksi apa yang akan dikenakan, pihaknya masih berdikuai dengan pihak kepolisian dan Dishub.

"Kami akan diskusi dengan pihak kepolisian dan Dishub untuk menutupnya. Apakah dari batas sebelum batas Inderalaya, akan dirazia. Mungkin akan ada posko, kalau masih bandel, tangkap, karena dari tahun 2013 ilegal dan Pergub itu sudah menyatakan tidak boleh," tegas Yulius.

Politisi PDI Perjuangan ini telah menyampaikan secara lisan, kepada pengusaha angkutan terkait hal ini, dan untuk dipatuhi.

"Kita imbau sampai tanggal 30 April batas akhir toleransi masih bisa lewat.Mulai 1 Mei sudah harus jalan khusus PT EPI dan PT Titan sesuai dengan perjanjian jalan khusus 1 Mei," ujar Yulius, seraya menyatakan belum mengetahui adanya aturan dari Dishub Sumsel yang membolehkan truk bermuatan mutiara hitam itu bisa melintas di malam hari.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved