Mandra Bisa Kena Pasal Tidak Pidana Pencucian Uang

Tidak akan berhenti pada tiga tersangka saja. Tunggu penyidik kami bekerja

Mandra Bisa Kena Pasal Tidak Pidana Pencucian Uang
Budi Malau/Warta kota
Mandra didampingi kuasa hukumnya Sonie Sudarsono melakukan jumpa pers di rumahnya di Jalan Radar Auri, Gang H Anang, RT 5/11, Mekarsari, Cimanggis, Depok, Rabu (11/2/2015). 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Seniman Mandra Naih alias Mandra kini berstatus tersangka di Kejaksaan Agung atas dugaan tindak pidana korupsi Program Acara Siap Siar Lembaga Penyiaran Publik TVRI Tahun Anggaran 2012.

Selain Mandra ada pula dua tersangka lainnya yakni IC (Iwan Chermawan) selaku Direktur PT Media Art Image dan YKM (Yulkasmir) selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), yang adalah pejabat teras di TVRI.

Saat ditanya ke Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, R Widyo Pramono soal apakah ketiga tersangka akan dikenakan Tindak Pidana Pencucian Uang‎ (TPPU)?

Widyo menjawab itu akan berkembang dalam penyidikan selanjutnya yang dilakukan oleh jajaran penyidik gedung bundar. "Soal TPPU nanti tunggu laporan penyidik berikutnya," kata Widyo, Minggu (15/2/2015).

Widyo juga memastikan pihaknya tidak akan berhenti hanya pada tiga tersangka. Namun akan ada tersangka-tersangka baru lainnya. Termasuk mengungkap otak di balik kasus yang merugikan negara Rp3,6 miliar tersebut.

"Tidak akan berhenti pada tiga tersangka saja. Tunggu penyidik kami bekerja. Tidak tertutup kemungkinan penyidik menemukan intelektualnya di kasus itu," ungkap Widyo.

Untuk diketahui pascaditetapkan sebagai tersangka, ketiganya langsung dicekal keluar negeri agar tidak melarikan diri.

Editor: Weni Wahyuny
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help