• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Tribun Sumsel

Film Tenggelamnya Kapal Vanderwijk Curi Perhatian Penonton PIM 21

Senin, 30 Desember 2013 21:37 WIB
Film Tenggelamnya Kapal Vanderwijk Curi Perhatian Penonton PIM 21
TRIBUNSUMSEL.COM/MUKMIN
Seorang penonton membeli tiket di PIM 21 Senin (30/12/2013) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Film-film nasional sepertinya terus berusaha mengimbangi gempuran film-film hollywood. Hal ini terbukti dengan ketatnya persaingan dari sisi jumlah penonton film nasional dengan film-film impor.

Pantaun Tribun Sumsel Minggu (30/12/2013) di Cinema 21 Palembang Indah Mal ada 3 film nasional yang bertahan lebih dari sepekan ini seperti Tenggelamnya Kapal Vanderwijk yang berada di studio utama (theater 1), film Laskar Pelangi 2 di theater 3 dan film Soekarno di studio 6.

Menurut Ticket Sale Cinema 21 PIM Febri (22) mengatakan antusias penonton terhadap film nasional begitu tinggi. Jumlah penontonnya hampir selalu penuh, paling menyisakan dua baris kursi penonton dibawah. "Apalagi dihari weekend itu full penontonya, film ini tayang 4 kali sehari dengan rata-rata penonton diatas 250 orang setiap kali tayangnya," kata Febri.

Film"Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck" yang baru tayang sepekan terakhir ini mampu menyedot hampir seribu penonton setiap harinya dan secara nasional sudah mencapai 570 ribu penonton.

Film yang diadaptasi dari novel klasik karya Buya Hamka ini menampilkan Herjunot Ali, Reza Rahadian dan Pevita Pearce sebagai bintang utamanya. Serta debut akting Randy 'Nidji' sebagai Bang Muluk juga mencuri perhatian.

Ratna (28) yang baru saja menonton film Tenggelamnya Kapal Vanderwijk ini mengatakan alur kisah cinta yang dibangun film ini cukup apik. Apalagi film ini kental dengan nuansa percintaan yang terhalang adat istiadat.

"Dramanya kena banget mas, apalagi latar film ini mengambil kota-kota di Tanah Minang, Jakarta dan Surabaya," tutur Ratna yang memang suka menonton film-film nasional yang berkualitas ini.

Hal yang sama disampaikan penonton lainnya Panca (27) yang sangat menikmati visualisasi film ini. "Meskipun durasi panjjang, namun alur ceritanya nggak ngebosenin," ujar Panca.

Menurut Panca, bila film Indonesia benar-benar serius digarap, baik pemain, kru, dan modal pasti tidak akan kalah dengan film impor.

Penulis: Mukmin Samudera
Editor: Tribun Sumsel
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
231354 articles 72 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas