Pilkada

Pimpinan Dewan Dukung Pilkada Kembali Dipilih Wakil Rakyat

Pilkada ke wakil rakyat, mendapat dukungan dari pimpinan DPRD Sumsel.

Pimpinan Dewan Dukung Pilkada Kembali Dipilih Wakil Rakyat
ARIEF/TRIBUNSUMSEL
Wakil_Ketua_DPRD_Sumsel,_HA_Djauhari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Adanya kesepakatan antara pemerintah dan DPR RI untuk mengembalikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ke wakil rakyat, mendapat dukungan dari pimpinan DPRD Sumsel.

Menurut Wakil ketua DPRD Sumsel, HA Djauhari, Pilkada langsung selama ini dianggap banyak masalah, sehingga ia senbagai pimpinan DPRD Sumsel mendukung upaya mengembalikan pelaksanaan pilkada ke DPRD kembali.

"Berdasarkan pengalaman di lapangan pilkada dari kabupaten dan kota hingga provinsi berdasarkan evaluasi Mendagri hampir 90 persen lebih punya masalah dimana berakhir dengan sengketa,"kata HA Jauhari, Kamis (12/12/2013).

Menurut politisi partai Demokrat ini menilai, banyak ekses tidak baik yang ditimbukan pada pelaksanaan Pilkada langsung tersebut seperti adanya orogansi marsyarakat, anarkis, perusakan kantor pemerintah dan publik yang ditimbulkan.
.
" Kita lihat ada perpecahan dari Pilkada, bukan hanya parpol saja, hubungan keluarga juga bisa putus karena itu. Artinya untuk Pilkada langsung saya nilai tidak efektif karena bermasalah, dan banyaklah moderatnya dari pada manfaatnya, "terang Djauhari.

Maka dari itulah, sesuai aturan kepala daerah sebaiknya dipilih melalui perwakilan atau wakil rakyat, yaitu  DPRD karena anggarannya bisa kecil. Meskipun begitu pelaksanaannya harus disempurnakan kembali.

Dimana untuk pemilihan Gubernur bisa dianggarkan Rp 50 miliar untuk pilkada Gubernur, sedangkan pemilihan bupati dan walikota bisa dianggarkan Rp 25 miliar. Sehingga dengan Pilkada diserahkan ke DPRD, anggarannya sedikit dan bisa dihindari bentrok massa.

" Kita takut ada sogok di DPRD karena semua pihak mengawasi Pilkada di DPRD lebih tajam, khususnya penegak hukum untuk mengawasinya, dan semua komponen yang ada,"pungkasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved