• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Tribun Sumsel

Menyebar Isu Pelantikan Bupati Banyuasin Terpilih Ditunda

Senin, 22 Juli 2013 00:32 WIB

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Lima Calon Bupati Banyuasin yang berkompetisi dalam pemilihan bupati H Hazuar Bidul AZ, Arkoni, H Askolani, H Slamet dan Agus Saputra beberapa waktu lalu melapor ke SPKT Polda Sumsel melalui kuasa hukum mereka Alamsyah Hanafiah, ternyata juga melaporkan Ketua KPU, anggota dan Sekretaris KPU Banyuasin ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia beberapa waktu lalu.

Ketika ditemui Alamsyah Hanafiah menuturkan, membenarkan pihaknya melaporkan seluruh Komisioner KPU Banyuasin ke DKPP Republik Indonesia beberapa waktu lalu. Laporan yang mereka adukan yakni adanya dugaan pelanggaran kode etik penyelenggaraan pemilu yang pada pokoknya bahwa Ketua, anggota dan Sekretaris KPU Banyuasin telah melakukan pembiaran atas kesalahan pencetakan kertas suara. Selain itu tidak transparan dan tidak profesional dalam proses pemilu bupati dan wakil bupati Banyuasin.

"Jadi memang ada sidang yang telah jalani sebanyak dua kali, nanti akan ada lagi sidang dengan agenda KPU Banyuasin diminta untuk menunjukkan bukti surat kontrak mengenai pencetakan C1 dan C2 Plano. Selain itu,
DKPP akan memanggil kontraktor yang mencetak kertas C1 dan C2 plano pada Kamis, (25/7) mendatang," ujarnya Minggu (21/7/2013).

Sidang yang telah dilakukan tersebut berdasarkan laporan lima calon bupati yang mengganggap adanya kecurangan saat pelaksanaan pemilu beberapa waktu lalu. Dengan adanya sidang yang sudah dilaksanakan di DKPP ini, kelima kandidat berharap agar dapat terungkap kebenaran dan bisa terpilihnya bupati dan wakil bupati Banyuasin sesuai dengan pilihan masyarakat.

Dengan adanya laporan lima kandidat calon bupati melalui kuasa hukum Alamsyah Hanafiah, tersebar isu bahwa pelantikan terhadap pasangan nomor urut 1 yang telah dinyatakan menang dalam pemilu Banyuasin ditunda berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi.

Berdasarkan Nomor : 137/PAN.MK/7/2013 menerangkan bahwa meminta agar menunda pelantikan kepala daerah kabupaten Banyuasin untuk sementara waktu yang ditujukan kepada Kemendagri. Karena masih adanya sanggahan dari beberapa kandidat yang mempertanyakan penetapan kandidat nomor 1.

Dari surat tersebut, juga ditembuskan kepada Ketua DPRD Banyuasin, Ketua KPU Sumsel dan KPU Banyuasin yang menerangkan untuk menunda pelantikan terhadap bupati dan wakil bupati terpilih.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Yohanes Iswahyudi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
144194 articles 72 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas