• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 28 Agustus 2014
Tribun Sumsel

Curah Hujan di Palembang Masih Batas Normal

Minggu, 21 Juli 2013 19:51 WIB

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Palembang yang beberapa hari terakhir belakangan ini sering mengalami perubahan cuaca kadang panas lalu tiba-tiba hujan, disebabkan adanya anomali cuaca (kelainan) pada musim kemarau basah yang melanda Palembang dan Sumatera Selatan.

Curah hujan yang kurang dari 150 mm, masih dikategorikan musim kemarau. Fenomena turunnya hujan dengan intensitas sedang ini diperkirakan akan terjadi sampai Agustus mendatang. Demikian disampaikan Kepala Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi BMKG SMB II Palembang Agus Sentosa.

"Curah hujan yang sering terjadi masih dikatakan normal karena tidak berlangsung begitu lama, dan intensitas hujan sedang. Sedangkan untuk suhu udara menjelang sore hari sekitar pukul 15.30 sore itu maksimum berkisar antara 23-32 derajat celsius. Angin kencang berada pada 25 knot per jam, dengan curah hujannya 75,3 mm serta kelembaban udara berkisar 63-97%," jelasnya.

Menurutnya saat ini di musim kemarau basah walau hujannya jarang turun dan cuaca pada siang hari begitu panas, namun bila sekali saja turun hujan terkadang sangat lebat dan disertai angin kencang seperti yang terjadi beberapa hari terakhir ini.

"Berdasarkan pantauan BMKG, suhu dipermukaan laut di samudera hindia, sebelah barat Indonesia dan selatan pulau jawa hangat, inilah yang menyebabkan tekanan rendah di daerah tersebut, sehingga terjadi penguapan. Untuk Indonesia bagian timur seperti Maluku Utara dan Sulawesi malah terjadi hujan dengan intensitas tinggi, sehingga sering menyebabkan musibah banjir bandang. “untuk Sumsel masih termasuk dibatas rata-rata normal,” katanya.

Penulis: Mukmin Samudera
Editor: Yohanes Iswahyudi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
144053 articles 72 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas