• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribun Sumsel

Sidang Lanjutan Dirut Orchid Kasus Giro Kosong

Selasa, 16 Juli 2013 20:31 WIB
Sidang Lanjutan Dirut Orchid Kasus Giro Kosong
TRIBUNSUMSEL.COM/M ARDIANSYAH
SIDANG - Dirut Apartemen Orchid Hartono Gunawan dan Petrus Yong Fendi menjalani sidang dengan agenda esepsi atau nota pembelaan yang dilbacakan kuasa huku kedua terdakwa, Selasa (16/7/2013). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sidang lanjutan kasus penipuan yang dilakukan Dirut apartemen Orchid Palembang Hartono Gunawan dan Petrus Yong Fendi kembali digelar di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (16/7/2013) siang yang dipimpin majelis hakim Ali Maki SH MH.

Sidang dengan agenda pembacaan esepsi dari kuasa hukum kedua terdakwa Rusmin Wijaya SH dan Bregas Andariksa SH di muka persidangan ini juga dihadiri beberapa orang yang dipastikan para pengambil apartemen Orchid yang berada di kawasan Celentang Palembang.

Menurut kuasa hukum kedua terdakwa Rusmin Wijaya  SH dan Bregas Andariksa SH, kasus penipuan berupa cek giro kosong menilai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kabur. Pasalnya, kuasa hukum terdakwa menganggap bahwa ada pengkriminalisasian ataupun rekayasa terhadap kedua kliennya.
 
JPU juga dianggap kurang teliti atas dakwaan yang dijatuhkan dengan asas ketelitian. Alhasil, dalam kesempatan tersebut kedua terdakwa melalui kuasa hukumnya meminta kepada Majelis Hakim untuk mengabulkan nota keberatan yang diajukan pihaknya.

“Dari nota pembelaan tersebut dapat disimpulkan bahwa dakwaan yang dajukan jaksa tidak riil. Dan dalam kesempatan ini kami meminta kepada yang mulia menerima nota keberatan, menyatakan dakwaan jaksa bertentangan dengan pasal 143 ayat 2 huruf b berdasarkan asas ketelitian, mengembalikan nama baik kedua terdakwa dan membebankan seluruh biaya perkara kepada Negara,” ungkap penasehat hukum kedua terdakwa.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Yohanes Iswahyudi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
141333 articles 72 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas