• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribun Sumsel
Home »

KPU Sumsel Tambah Pengacara Hadapi Gugatan di MK

Rabu, 3 Juli 2013 22:07 WIB
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Dinilai jumlah pengacaranya kurang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, kembali menambah jumlah pengacaranya dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK). Pengacara tambahan itu Bambang Harianto dan Hary Moekti sebagai pengacara KPU Sumsel akan semakin mempermudah KPU Sumsel untuk menghadapi atau meladeni gugatan yang berkaitan dengan hasil Pilkada Sumsel.
"Ya kita memang menambah dua pengacara lagi, karena kita merasa kurang banyak kalau hanya satu pengacara, jadi tambah pengacara Bambang Harianto dan Hary Moekti,” jelas Ketua KPU Sumsel, Anisatul Mardiah saat dihubungi Tribun Sumsel, Rabu (3/7/2013).
Dengan penambahan dua pengacara tersebut, maka KPU Sumsel dalam persidangan di MK terkait sengketa Pilkada Sumsel, terdapat 3 kantor pengacara, yaitu Husni Chandra, Bambang Harianto dan Hary Moekti. Dimana dua pasangan yang kalah saat ini masih menjalani siding gugatan di MK terhadap KPU Sumsel.
Hingga saat ini, sidang sengketa gugatan Pilkada MK sudah siding ke III, dengan agenda memasuki pemeriksaan bukti dan saksi, dari pemohon, termohon dan pihak terkait dalam hal ini Kepala Daerah terpilih, Alex Noerdin.
Menurut Anisatul, dalam sidang tersebut pihaknya membantah semua dugaan yang mengatakan KPU sebagai penyelenggara pemilu telah melakukan pelanggaran dan pihaknya telah menjalankan sesuai aturan yang ada.

“Jadi apapun dalil yang disampaikan pemohon, telah kita bantah dengan bukti dan saksi yang ada. Kita yakin penyelenggaraan Pilgub oleh penyelenggara pemilu telah sesuai aturan yang berlaku, jika pemohon mempermasalahkan C6, sebenarnya hal itu tidak masalah karena MK sudah mengeluarkan keputusan sebelumnya, jika tidak ada C6 maka gunakan KTP/KK,” terangnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Ilham Yafiz
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
134404 articles 72 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas