Karyawan Harusnya Punya Double Cover Asuransi
Karyawan pada perusahaan juga sering terlena karena merasa sudah dicover perusahaan jadi tidak mau lagi membuka
Tayang:
Editor:
Prawira Maulana
PALEMBANG, TRIBUN - Karyawan pada perusahaan juga sering terlena karena merasa sudah dicover perusahaan jadi tidak mau lagi membuka asuransi. Faktanya bila anda sakit dan tidak produktif lagi, bisa saja perusahaan memberhentikan kita dengan hormat, tapi asuransi yang mengcover kita diperusahaan tersebut akan terhenti pula. Hal ini dikatakan Wealth Management Expert Ricky Wijaya pada seminar AXA Hospital (16/6).
"Ingatlah saat kita pensiun nanti pasti memerlukan pelayanan kesehatan. Makanya dari sekarang harus punya proteksi kesehatan dan jiwa, karena tidak tahu kapan saja itu bisa terjadi," tuturnya.
"Sayang sekali ternyata masih banyak di antara mereka yang belum mendapat informasi lengkap bagaimana menjaga dan menjadikan kesehatan sebagai sebuah aset. Salah satu kota penting di Sumatera dan banyak sekali orang-orang yang secara pendapatan tinggi tapi informasinya kurang dan kita berikan ini," katanya.
Selain itu dipasangnya gerai layanan kesehatan selama beberapa hari ke belakang ini juga merupakan salah satu cara agar masyarakat lebih memeperhatikan dan menjaga lagi kesehatannya.
Tujuan acara ini sangat jelas yakni sebagai bentuk kepedulian kita akan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Apalagi seperti sakit jantung koroner, kanker, dan diabetes adalah penyakit yang mengancam siapa saja.
"Sejak sehat harus ingat bahwa pentingnya asuransi sebagai protect diri kita, jangan sampai setelah sakit baru ingat asuransi, itu akan sia-sia saja, karena perusahaan asuransi pasti menolak," ujar Ricky. (Mg5)