• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Tribun Sumsel

Rancangan Undang-Undang Kabupaten Musi Rawas Utara Disahkan

Selasa, 11 Juni 2013 19:16 WIB
TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Sorak sorai membahana seketika diketoknya palu oleh Ketua DPR RI Marzuki Ali di Ruang Sidang Paripurna Nusantara DPR RI, Selasa (11/6/2013). Itu menandakan pula disahkannya rancangan undang-undang pembentukan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menjadi Undan-undang yang berarti lahirnya Kabupaten baru di Provinsi Sumsel yang ke 17.

"Syukur Alhamdulillah bagi kita masyarakat Muratara dengan mengucapkan Bismillahirohmanirohim pimpinan sidang paripurna DPR RI mengetok Palu 3 kali menyatakan dan mengesahkan RUU tentang pembentukan kabupaten Muratara di Provinsi sumsel menjadi UU kabupaten Muratara," ujar  Ketua Presidium Muratara. H. M. Syarkowi wijaya. SE. MM.

Ditegaskan Syarkowi Wijaya betapa panjang lika liku perjuangan mereka masyarakat Muratara untuk terbentuknya sebuah kabupaten yang sah. Semenjak tanggal 11 Mei 2012 Pemerintah pusat mencabut Moratorium pemekaran daerah kab/kota/provinsi dan menugaskan Mendagri, Menkeu dan Menkumham untuk ikut membahas RUU pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).

Pembahasan DOB Muratara di mulai 6 Juni 2012 dengan alot dan panjang,  secara administrasi Muratara sungguh sangat lengkap, akan tetapi yang selalu mengganjal terbentuknya DOB Muratara adalah masalah batas antara Kab Mura deng Muba terutama masalah sumur gas bumi suban 4.

"Setelah terjadi insiden meninggalnya 4 orang dan 17 orang terluka tembak akibat demontrasi masyarakat  tanggal 29 april 2013, sehingga dampak dari hal tersebut membuat komisi 2 DPR RI dan Pemerintah pusat khususnya Kemendagri, Kemenkeu, Kemenkumham dan DPD RI Menganggendakan pembahasan Muratara," ujar Syarkowi.

Beberapa rapat pun dilakukan, mulai tanggal 27 MEI  Rapat Panja Komisi 2, lalu rpat pendapat akhir mini Fraksi 4 Juni 2013. Lalu 11 Juni rapat Paripurna DPR RI tentang pengesahan RUU menjadi UU Pembentukan DOB Muratara.

"Inilah yg menarik setelah terjadi musibah barulah menjadi pusat perhatian baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat ,DPR RI serta DPD RI. Makanya saya sebagai ketua Presidium Muratara akan mengusulkan dan memperjuangkan pembangunan Patung Monumen 4 orang Pahlawan dan Pejuang Muratara di lokasi terjadinya Musibah tgl 29 april 2013," jelasnya.
Penulis: Riki Okta Putra
Editor: Yohanes Iswahyudi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
123874 articles 72 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas