Minggu, 23 November 2014
Tribun Sumsel

Warga Palembang Masih Resah Isu Penculikan Anak

Minggu, 9 Juni 2013 23:15 WIB

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Isu mengenai pelaku penculikan anak dan mengambil organ tubuh untuk tumbal ilmu hitam saat ini masih saja beredar di masyarakat. Meski pelaku tunggal yakni Efredi telah berhasil ditangkap dan ditahan di Polresta Palembang, masyarakat tetap khawatir pelaku masih berkeliaran karena memiliki ilmu menghilang.

Isu bisa menghilangnya Efredi, terus berkembang dari mulut ke mulut. Terlebih ibu-ibu yang mempunyai anak kecil, merasa ketakutan dan melarang anak-anak mereka bermain keluar rumah.

Selain itu yang berkembang dari mulut ke mulut yang ada di perkampungan warga, Efredi yang mempunyai ilmu menghilang juga beredar di broadcast BBM. Secara berantai pemilik BlackBerry yang mendapatkan pesan tersebut meneruskannya lagi ke semua kontak yang ada di BlackBerry Masangernya.
Adapun isi BBM yang diterima berbunyi "Tolong jago diri, jago adek, keluargo kito. Pembunuh dari jawo itu sudah ada di puncak . Jangan buka pintu sembarangan kalo ada uwong ngetok rumah, liat dulu siapo, kareno uwong itu biso ngilang. Budak kertapati mati 2 .

Tolong disebar eh , jangan mekeri diri dewek uwong laen jugo butuh info ini".
Itulah BBM yang diterima dari broadcast kiriman teman. Seolah-olah broadcast tersebut membenarkan bahwa si pelaku yang tidak lain Efredi masih berkeliaran dan mencari korban.

Ana, salah seorang warga yang juga menerima broadcast tersebut menuturkan, ia sendiri merasa bingung tentang kebenaran tersebut. Karena dalam sehari bisa lebih dari broadcast yang dikirim teman-temannya melalui BBM.
"Kabarnya sudah ditangkap dan sudah ditahan, tetapi mengapa masih terus menyebar isu itu. Dengan terus seperti itu, warga yang punya anak kecil pasti takut, karena seolah-olah pelaku masih berkeliaran," ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova ketika dikonfirmasi Tribunsumsel,com, Minggu (9/6/2013), terkait masih menyebarnya isu ini menjelaskan, kepolisian telah berhasil menangkap tersangka Efredi yang menjadi pelaku tunggal dalam pembunuhan M Muslim beberapa waktu lalu di Kalidoni Palembang. Tersangka sudah berhasil ditangkap di Tangerang dan sudah ditahan di Polresta Palembang hingga saat ini.

"Jadi kami tegaskan kepada masyarakat bahwa isu yang mengatakan pelaku masih berkeliaran itu tidak benar. Pelaku sudah tertangkap dan sekarang masih ditahan di Polresta Palembang," tegasnya.

Djarod juga menambahkan, tersangka Efredi juga tidak memiliki ilmu bisa menghilang apa yang telah diisukan masyarakat saat ini. Jadi ia meminta agar warga tidak resah dan mendengarkan isu yang dapat membuat masyarakat resah akan kabar yang tidak jelas.
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Yohanes Iswahyudi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas