Rabu, 28 Januari 2015

Alex Noerdin Serap Keluhan Petani Karet, Bantu Bibit Unggul dan Pupuk

Rabu, 29 Mei 2013 18:42 WIB

Alex Noerdin Serap Keluhan Petani Karet, Bantu Bibit Unggul dan Pupuk
Media Centre Alex-Ishak
Saat blusukan ke Pasar Gotong Royong Batumarta II Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu (29/5/2013), sambil menyantap kopi hangat bersama warga di salah warung, Alex Noerdin dengan serius mendengarkan keluhan para petani karet.

Saat blusukan ke Pasar Gotong Royong Batumarta II Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu (29/5/2013), sambil menyantap kopi hangat bersama warga di salah warung, Alex Noerdin dengan serius mendengarkan keluhan para petani karet. Keluhan itu mengenai rendahnya harga komoditas karet di Sumsel sejak beberapa bulan terakhir sehingga kurang memberikan keuntungan bagi petani karet.

Solihin (41), salah satu petani mengungkapkan, harga karet menurun jauh dari harga biasanya, kini hanya mencapai Rp10 ribu dari biasanya sebesar Rp25ribu per kilo. “Sekarang ini Pak, karet sepertinya tidak punya harga. Saya sebagai petani karet sudah menyerah melihat harga sekarang, tapi mau diapakan lagi, dari pada tidak ada pendapatan,” ungkapnya.

Kepada Cagub Alex, Solihin meminta agar dapat mencarikan solusi untuk mengatasi problem yang kini membelit para petani. Solihin mengaku, alasan ia mengeluh kepada Alex Noerdin karena ia tahu selama ini Alex merupakan pemimpin arif dan merakyat yang mau mendengar dan merasakan kesulitan rakyat.

“Senang sekali bisa bertemu langsung dengan Pak Alex, jadi saya bisa sampaikan keluhan ini. Kalau ke yang lainnya belum tentu saya mau mengatakan ini Pak, karena belum ada yang terbukti bisa menyelesaikan masalah kami. Kalau Bapak sudah terbukti, dengan adanya program berobat dan sekolah gratis yang telah membantu rakyat,” ungkapnya.

“Sebagai rakyat, saya hanya bisa mengadu kepada pemimpin untuk dicarikan jalan keluar. Mungkin Pak Alex bisa bantu petani agar jangan sampai merugi,” tambah dia.

Setelah mendengar keluhan rakyatnya, Alex Noerdin memberikan pemahaman bahwa pemerintah dan petani memang tidak bisa mengontrol harga karet di pasaran. Pasalnya, harga karet ditentukan oleh permintaan dunia. Menurut Alex, harga karet saat ini memang turun, tetapi mulai berangsur naik kembali.
“Setelah saya cek, harga karet sekarang sudah naik meski belum cukup tinggi. Rendahnya harga karet ini tidak akan berlangsung lama, harga karet ini pasti akan naik kembali seperti biasa,” tegasnya.

Yang terpenting saat ini, menurut Alex, bagaimana pemerintah bisa membuat rakyat bisa bertahan dalam situasi seperti ini. Ke depan, dilanjutkan Alex, pemerintah akan memberikan sosialisasi kepada petani dalam pengelolaan produksi dan selama masa tanam sehingga mampu meningkatkan harga jual karet petani di Sumsel. Sosialisasi ini seperti perawatan dan pengelolaan hasil sehingga kualitas produksi petani meningkat. Pemerintah juga akan menyalurkan bibit unggul dan pupuk yang memadai untuk meringankan beban petani.

Halaman12
Editor: Yohanes Iswahyudi
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas