A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Tarian Bugil Cendoleng-doleng Kembali Mucul - Tribun Sumsel
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribun Sumsel

Tarian Bugil Cendoleng-doleng Kembali Mucul

Senin, 13 Mei 2013 14:21 WIB
Aksi tarian bugil yang diperagakan oleh sejumlah biduan muda, atau dikenal dengan candoleng doleng kembali muncul. Kali ini diduga di Kabupaten Pinrang.

Tarian erotis tersebut dilakukan pada siang hari tepatnya di salah satu hajatan warga. Ironisnya, aksi itu ditonton puluhan anak di bawah umur yang berjejer rapat tepat di bibir panggung hiburan.

Oleh sejumlah masyarakat setempat, aksi para biduan tersebut, diabadikan melalui kamera ponsel. Dan kini sudah tersebar luas di kalangan masyarakat.

Video tersebut menjadi buah bibir masyarakat sejak beberapa hari lalu. Khususnya di kabupaten Pinrang, Parepare dan Sidrap.

Dalam video berdurasi 14 menit 5 detik itu, terlihat jelas para biduan muda secara bergantian melepaskan pakaian dalam mereka, sambil berjoget di atas panggung diiringi house music.

Bahkan biduan biduan itu, sesekali terlihat mengibaskan pakaian dalam mereka, layaknya koboi yang memegang tali kekang, dan diarahkan tepat ke arah para penonton.

Kabarnya, para biduan tersebut bernaung dalam manajemen Prima Music Electon Pinrang.

Koordinator LSM Sorot, Pinrang, Jasmir yang dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Senin (13/5), membenarkan jika aksi penari bugil tersebut sudah berlangsung lama, khususnya di Bumi Lasinrang.

Ia bahkan mengaku, menyesalkan sikap kepolisian setempat yang terkesan kendor dalam melakukan pengawasan aksi amoral tersebut. "Dulu pernah hilang. Tapi kali ini kembali muncul. Polisi harus bertindak. Karena ini merusak moral, khusunya anak anak," kata Jasmir.

Terpisah Kapolres Pinrang, AKBP Heri Tri Maryadi, yang dikonfirmasi via selularnya, mengaku sedang melakukan penyelidikan terkait keberadaan para biduan candoleng doleng di wilayah kerjanya.

Namun Heri menyangsikan jika aksi dalam video tersebut berlangsung di Wilayah Pinrang.

"Bisa jadi justru itu terjadi dua tahun lalu, baru diedarkan sekarang. Ataupun kejadiannya di luar Pinrang meski ada tulisan electon asal Pinrang," kata Heri

Meski demikian, mantan Kasat Reskrim polrestabes Makassar tersebut, mengaku tetap akan melakukan penyelidikan terkait keberadaan bidua biduan nakal tersebut.

"Kami tetap akan melakukan penyelidikan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan langsung kepada kami jika melihat warga yang menghadirkan candoleng doleng dalam hajatannya," imbau Heri.(Ali)
Editor: Prawira Maulana
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas