A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Bentrok Terjadi Berakar dari Kegagalan Pemekaran Kabupaten - Tribun Sumsel
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 28 Agustus 2014
Tribun Sumsel

Bentrok Terjadi Berakar dari Kegagalan Pemekaran Kabupaten

Selasa, 30 April 2013 09:06 WIB
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS - Bentrok di Musi Rawas berakar dari ketidakpuasan masyarakat Rupit karena pemekaraan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tak dikabulkan. Akibat ketidakpuasan ini, puluhan massa telah menggelar aksi penutupan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di kawasan itu sejak Senin pagi.

Tuntutan pemekaran Kabupaten Muratara ini telah berlangsung beberapa waktu terakhir. Desakan memanas menyusul tak dikabulkannya pengajuan pemekaran itu. Tuntutan terutama disuarakan warga Muara Rukit yang merupakan calon ibukota Muratara.

Beberapa kali, pendukung pemekaran mengadakan unjukrasa bahkan hingga ke Jakarta. Massa pendukung menggunakan yel-yel "Muratara harga mati," kata Ozie, salah satu warga.

Kepala Bidang Humas Ajun Komisaris Besar Djarod Padakova mengatakan, aksi terkait pemekaran Kabupaten Muratara Senin pagi mengakibatkan kemacetan parah. Akibatnya, lalulintas di jalur yang menghubungkan Palembang dan Bengkulu itu nyaris terhenti total.

"Situasi sudah panas sejak pagi dan sudah ganggu kepentingan umum," katanya di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (30/4/2013).

Bentrok pembubaran unjukrasa itu mengakibatkan 4 warga tewas tewas, belasan warga terluka tembak, dan lebih kurang 14 polisi terluka. "Sebanyak 4 polisi luka berat, 10 luka ringan," kata Djarod.
Massa juga membakar markas polsek Rupit dan sejumlah kendaraan di lokasi. Hingga sekarang suasana masih tegang.
Editor: Yohanes Iswahyudi
Sumber: Kompas
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
100264 articles 72 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas