Minggu, 5 Juli 2015

Warga Protes Pungutan Biaya Pendaftaran Sekolah

Jumat, 26 April 2013 16:41

"Kemana program pemerintah yang menggembar gemborkan sekolah gratis, nyatanya belum masuk saja sudah dimintai uang oleh pihak sekolah," jelas Masail warga Pangkalan Balai, kepada TribunSumsel.Com, Jumat (26/4/2013)

Lanjutnya, dirinya sangat menyayangkan dengan biaya terbilang besar tersebut, hanya untuk bayar uang pendaftaran saja dan tentunya sangat tidak sejalan dengan program pemerintah.

Masail menambahkan, hal pungutan tersebut dibandingkan dengan penerimaan uang pendaftaran,bukan hanya dirinya saja yang dimintai uang yang berasaskan administrasi dan lain sebagainya tersebut, tapi setiap orang yang mendaftarkan anaknya ke sekolah tersebut.

”Satu kepala Rp 125 ribu, kalau yang daftar mencapai ratusan siswa kalikan saja keuntungannya berapa, apa tidak mencari keuntungan sekolah itu," tanyanya

Selain itu juga, ia menyayangkan apabila orang miskin yang akan bersekolah di sekolah favorit satu-satunya di Banyuasin. "Kasihan kan kalau yang tidak mampu, uang segitu pastilah besar kalau dibelikan beras," pungkasnya

Humas SMAN 2 Plus Komariah menjelaskan, dirinya membenarkan adanya pungutan uang sebesar Rp 125 ribu tersebut, namun uang tersebut untuk biaya pendaftaran.

”Memang ada sebesar Rp 125 ribu, dan itu uang pendaftaran untuk biaya administrasi, tes kesehatan, tes akademik dan wawancara,” ujarnya.

Halaman12
Penulis: Siemen Martin
Editor: Yohanes Iswahyudi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas