A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Lagi, GEMASS Minta KPK Proses Bupati Muara Enim Dugaan Kasus Korupsi - Tribun Sumsel
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribun Sumsel

Lagi, GEMASS Minta KPK Proses Bupati Muara Enim Dugaan Kasus Korupsi

Jumat, 22 Februari 2013 19:02 WIB
Lagi, GEMASS Minta KPK Proses Bupati Muara Enim Dugaan Kasus Korupsi
ISTIMEWA
Massa dari Gerakan Generasi Masyarakat Sumatera Selatan (GEMASS) membawa ular dan tikus sebagai simbol agar KPK bisa seperti ular yang bisa melilit mangsa yang besar alias menghabisi koruptor kelas kakap di depan gedung KPK Jakarta, Jumat (22/2/2013)
TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA -  Gerakan Generasi Masyarakat Sumatera Selatan (GEMASS) kembali melakukan aksi unjukrasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (22/2/2013). Aksi ketiga kalinya ini untuk menagih janji KPK untuk memproses Bupati Muara Enim, Sumatera Selatan, Muzakir Sai Sohar yang diduga terlibat kasus korupsi.

Pada aksi ketiganya ini, GEMASS membawa ular sanca atau piton batik, serta tikus. Itu sebagai himbauan pada lembaga pimpinan Abraham Samad ini agar bisa seperti ular yang menghabisi para tikus. Maksudnya, agar KPK bisa seperti ular yang bisa melilit mangsa yang besar alias menghabisi koruptor kelas kakap. Sementara tikus dilambangkan binatang kecil yang akan menghabisi mangsanya.

Untuk itu, GEMASS berharap ada korupsi kecil, KPK juga bisa memberntas. Dalam aksinya, GEMASS membawa bukti-bukti tambahan baru tentang adanya Koripsi Kolusi Nepotisme (KKN).

Menurut koordinator lapangan (korlap) demo yang juga warga Muara Enim, Usman Fitriansyah, mereka mendatangi KPK dengan membawa bukti akte notaris No. 03 tanggal 19 Juni 2012 tentang jual beli saham PT. Unitrade Daya Mandiri (PT. UDM).

Akte notaris Shaelendra Prabu Yuda yang beralamat di Jl. Perwira No. 1 depan kantor bupati muara Enim no. 02 tanggal 25 Juli 2012 pernyataan tentang Keputusan Rapat Perseroan Terbatas PT. Unitrade Daya Mandiri srta akte notaris no. 02 tanggal 08 Nopember 2012 yang menyatakan kepemilikan saham mayoritas bapak Munandar Saisohar Bin Saisohar.

"Mereka yang terlibat dalam jual beli saham,  bahwa sewaktu proses jual-beli saham tanggal 19 Juni 2012 bahwa PT UDM belum mendapat izin eksplorasi. Bukti akte notaris ini yang menunjukkan bahwa Kabupaten Muara Enim dijual dan dijadikan sapi perahan oleh keluarga pejabat khusunya Bupati Muzakar Saisohar," ujarnya.

Ada 13 perusahaan yang dilaporkan GEMASS kepada KPK yang diduga menerima izin fiktif yang dikeluarkan Bupati Muara Enim. Dalam kasus ini diduga negara diperkirakan mengalami kerugian Rp 100 miliar.

"Kami membawa ular sebagai tanda KPK harus bisa melilit kasus besar dan kami bawa tikus, binatang kecil yang menghabiskan," pungkas Usman Fitriansyah.
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Yohanes Iswahyudi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
65983 articles 72 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas