Sabtu, 22 November 2014
Tribun Sumsel

Ayam Mati Mendadak : Warga Cemaskan Flu Burung

Kamis, 14 Februari 2013 21:30 WIB

TRIBUNSUMSEL.COM, TEBING TINGGI - Mulai merebaknya ayam mati mendadak di sejumlah kawasan dalam wilayah Kabupaten Empatlawang mulai mencemaskan warga peternak unggas. Mereka cemas matinya ayam tersebut karena terserang flu burung.

Informasi yang dihimpun di lapangan, Kamis (14/2/2013), matinya ayam milik warga ini memang belum secara besar-besaran. Secara berangsur satu demi persatu ayam mulai berjatuhan. Matinya ayam secara mendadak inilah warga menduga disebabkan karena flu burung.

Penyakit ayam yang sama menyerang di beberapa kawasan dalam wilayah Kecamatan Tebingtinggi, seperti Tanjungkupang, Terusan dan beberapa daerah lainnya. Matinya ayam secara mendadak, tidak sempat diantisipasi serta masyarakat takut menyembelihnya.

"Belum lama ini ayam jago bangkok saya mati mendadak. Padahal sehari sebelumnya ayam dalam keadaan sehat-sehat saja," ungkap Heri, warga Talangbanyu Kelurahan Tanjungkupang Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Empatlawang.

Ia merasa terkejut karena matinya ayam ini secara mendadak, apalagi sebelumnya ayam sehat-sehat saja. Biasanya, penyakit yang menyerang ayam tidak menyebabkan ayam mati dalam waktu cepat, dalam artian berlahan yang mana kondisi tubuh ayam berangsur melemah.

"Ayam diketahui sudah mengeras, tidak tahu apa penyebabnya. Ya, dikhawatirkan semakin meluas, sehingga kian banyak ayam yang mati," katanya.

Ditambahkan Dani, warga Terusan Baru, baru-baru ini juga ayam jago miliknya mati mendadak. Warga menyebutnya penyakit tersebut penyaki "Pajo Bondong" yang mana bila terserang penyakit tersebut ayam mati mendadak, meski sebelumnya dalam sehat.

"Kami tidak tahu pasti penyakitnya, dikhawatirkan flu burung. Ya, sudah banyak ayam warga lainnya yang mengalami nasib yang sama," terangnya.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Ketahanan Pangan, Rudianto mengatakan, pihaknya akan mengecek ke lapangan, karena sejauh ini belum ada laporan ayam yang terjangkit flu burung.
"Kita periksa dulu apakah flu burung atau bukan. Kalaupun positif akan secepatnya diantisipasi penyebarannya," katanya.
Editor: Yohanes Iswahyudi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas