Senin, 24 November 2014
Tribun Sumsel

Fly Over Jakabaring dan Underpass Patal Segera Direalisasikan

Kamis, 10 Januari 2013 22:47 WIB

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG  - Realisasi pembangunan fly over Jakabaring dan jalan bahwa tanah (underpass) simpang Patal bakal segera direalisasikan karena pembebasan lahan sudah rampung seluruhnya.

"Pembebasan lahan telah dilakukan sejak 2012 dan terakhir 2013 sehingga semuanya telah rampung, " jelas Kepala Badan (Kabag) Agraria Setda Kota Palembang Sunarto, Kamis (10/1/2013).

Pembebasan lahan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan pada 2012 pada sejumlah warga dengan telah resminya menanda tangani surat ganti rugi dan sebagain lagi telah selesai dilakukan pengukuran dan penandatanganan ganti rugi. Sedangkan pencairan dana sendiri akan dilakukan Pemerintah Provinsi Sumsel karena proyek pengerjaan fly over dan underpass merupakan proyek Pemprov.

"Pemkot Palembang hanya membantu memfasilitasi pembebasan lahan karena berada dalam ruang lingkup Pemkot, " jelas Sunarto.

Meski biaya ganti rugi akan dilakukan dalam waktu dekat, tapi ada beberapa warga yang belum bisa menerima uang ganti rugi pembebasan lahan tersebut. Pasalnya surat tanah yang mereka miliki tidak diakui oleh Pemerintah Provinsi sehingga tanah mereka tidak bisa diklaim untuk mendapatkan ganti rugi.

Ada beberapa warga yang namanya dicoret dan tidak akan mendapatkan ganti rugi pembebasan lahan dari pemerintah, namun Sunarto enggan menyebutkan jumlah warga yang dicoret tersebut.

“Mereka ini katanya bermasalah dengan perbedaan nama antara di buku tabungan dan di surat kepemilikan tanah sehingga menyebabkan nama mereka dicoret untuk mendapatkan uang ganti rugi. Berapa jumlah yang dicoret, itu saya kurang tahu. Semua kita serahkan ke pemerintah provinsi,” jelasnya.

Untuk sementara lanjut Narto, mereka yang namanya dicoret akan dilakukan pendataan ulang atas kepemilikan tanah dan diharapkan bisa ditemukan kevailidan data.

“Selain itu mereka yang namanya dicoret bisa membuat surat kuasa dari RT maupun kelurahan setempat,” pungkasnya.
Penulis: Hartati
Editor: Yohanes Iswahyudi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas