A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Kami Minta Transparansi Penerimaan Karyawan PT Bukit Asam - Tribun Sumsel
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribun Sumsel

Kami Minta Transparansi Penerimaan Karyawan PT Bukit Asam

Sabtu, 5 Januari 2013 19:46 WIB
Kami Minta Transparansi Penerimaan Karyawan PT Bukit Asam
TRIBUNSUMSEL.COM/KHARISMA
Gabungan Sembilan LSM Lawang Kidul saat pertemuan dengan PTBA di Recreation Hall PTBA., Sabtu (5/1/2013).
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Puluhan orang dari  Gabungan Sembilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten  mendatangi PT Bukit Asam (Persero) tbk atau PTBA, Sabtu (5/1/2013) sekitar pukul 16.00. Mereka menuntut kepada PTBA untuk ada transparansi data mengenai kelulusan tes pegawai PTBA.

"Kami meminta transparansi,  keterbukaan dan tanpa rekayasa PTBA mengenai penerimaan karyawan PTBA. Selain itu kami juga meminta agar masyarakat dari ring satu yaitu dari Lawang Kidul agar diberi prioritas," ujar Sulbahri, juru bicara Gabungan Sembilan LSM Lawang Kidul saat pertemuan dengan PTBA di Recreation Hall PTBA.

Menurut Sulbahri, pihaknya meminta agar PTBA menjelaskan apabila ada warga ring satu yang tidak lulus untuk diberikan alasan mengapa ia tidak lulus. Mereka mengaku melakukan ini untuk kepentingan masyarakat dan bukan kepentingan pribadi.


"Sebenarnya kami meminta 80 persen dari lulusan SMA saja, kalaupun tidak bisa kami meminta supaya warga ring satu 15 orang di tiap desa. Orangnya siapa saja yang penting 15 orang di tiap desa," ungkapnya.

Pihaknya juga mengatakan bahwa jika PTBA tidak dapat terbuka dan transparan dalam penerimaan karyawan PTBA, maka indikasi kecurangan dalam penerimaan ini cukup besar. Dalam pertemuan tersebut pihak LSM akan keluar jika dalam pertemuan kali ini, kembali tidak ada keputusan yang dihasilkan. 

Dan sekitar pukul 16.45, pihak LSM keluar ruangan karena menganggap PTBA tidak berhasil membuat keputusan dan memenuhi tuntutan mereka.

"Kami sudah berkali-kali bertemu dengan pihak SDM dan tiga kali dengan  jajaran direksi, tapi ternyata tetap tidak ada keputusan. Pada tes besok Minggu (6/1) kami juga akan boikot untuk tidak mengawasi," tuturnya.

Sementara itu Senior Manager SDM PTBA, Muhammad Hatta mengatakan bahwa dirinya tidak berani  menjamin dengan angka mengenai alokasi untuk karyawan PTBA bagi masyarakat di ring satu. Namun dirinya tetap mengupayakan akan bisa memenuhi permintaan tersebut.

"Seperti kata pak Milawarma (Dirut Utama PTBA) bahwa kami tidak bisa menjamin dengan angka, namun akan tetap diupayakan. Seandainya ada yang tidak memenuhi syarat, apa harus kami paksakan?," ucap Hatta.
Penulis: Kharisma Tri Saputra
Editor: Yohanes Iswahyudi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
44164 articles 72 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas