Rabu, 28 Januari 2015

Ridwan Mukti : Saya Siap Cium Tangan Pejabat Pusat

Jumat, 14 Desember 2012 10:15 WIB

Ridwan Mukti : Saya Siap Cium Tangan Pejabat Pusat
SRIPO/SYAHRUL
TATAP MUKA- Bupati Musirawas H Ridwan Mukti saat berkunjung ke redaksi Sriwijaya Post dan tribun Sumsel di Jalan Basuki Rahmad, Kamis (14/12). (Dari kiri) MF Ririen, Hj Wenny Ramdiastuti, Ridwan Mukti, Hadi Prayogo, Bambang Hartono.

Begitu penjelasan Bupati Musi Rawas H Ridwan Mukti dalam perbincangan hangat dengan redaksi Harian Tribun Sumsel, dan Sriwijaya Post, Kamis (13/12) di kantor Sriwijaya Pos, Jalan Basuki Rahmat, Palembang.

Diskusi kebangsaan menjadi topik hangat yang diperbincangkan dalam pertemuan yang digelar di ruang rapat redaksi siang itu.

"Kita punya banyak orang hebat asal Sumsel di Jakarta. Ada Pak Taufik Kiemas (Ketua MPR), Pak Marzuki Ali (Ketua DPR RI), Pak Hatta Rajasa (Menteri Koordinator Ekonomi). Saya akan minta mereka bantu menyelesaikan persoalan Sumsel," ujarnya di hadapan Kepala Newsroom Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post Hadi Prayogo, Pemimpin Redaksi Tribun Sumsel Hj L Weny Ramdiastuti, Pemimpin Perusahaan Sripo/Wakil PU Tribun Sumsel Bambang Hartono dan Pemimpin Perusahaan Tribun Sumsel MF Ririen K.

Persoalan perimbangan keuangan pemerintah pusat dan daerah yang menjadikan penerimaan Sumsel dari dana bagi hasil migas misalnya, saat ini masih dalam proses perjuangan penambahan porsi.

Tambahan alokasi dana ini menurutnya akan membantu mengembangkan sejumlah daerah di Sumsel yang masih membutuhkan biaya pembangunan.
'Subjektivitas' pemerintah pusat dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi Pemda untuk memperjuangkan dana tersebut. Nilai tawar Pemda harus tinggi agar bisa mendapatkan alokasi untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kita tahu, sumber keuangan itu berada di pusat (pemerintah,red). Kita harus pandai meyakinkan tentang kebutuhan kita,"tegas Ridwan.

Mantan anggota DPR RI dua periode ini mencurahkan strategi dan pemikirannya untuk memajukan Sumsel kepada awak media koran daerah Grup Kompas Gramedia di Sumsel. Ketenangan dan cara berkomunikasi dan pola pikirnya menunjukkan karakter alumnus Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta sebagai pemimpin yang berpengalaman.

Halaman123
Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Ashari
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas