Mulai Besok, Pelayanan Paspor di Manado Tidak Dibatasi

Loket yang baik, itu agar orang (pemohon) tidak datang lebih dari satu kali. Kalau besok dia datang masih ada dokumen yang kurang. Yang Salah ...

Mulai Besok, Pelayanan Paspor di Manado Tidak Dibatasi
Tribunnews.com/Adi Suhendi
Pengarahan Imigrasi

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Direktur Penyidikan dan Penindakan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Joni Mohammad merespon cepat kendala lambannya pelayanan publik di kantor Imigrasi Klas 1 Manado, Sulawesi Utara. Terumama dalam hal permohonan pembuatan paspor.

"Loket yang baik, itu agar orang (pemohon) tidak datang lebih dari satu kali. Kalau besok dia datang masih ada dokumen yang kurang. Yang salah bukan orangnya. Tapi petugasnya. Tidak mampu menjelaskan dan menerangkan dengan baik," kata Joni saat memberikan pengarahan kepada para pegawai Kanim Klas 1 Manado, Senin (12/11/2012).

Dalam pengarahan, terpantau Tribun, juga dihadiri Kabag Humas Ditjen Imigrasi, Maryoto, Kabag Pemberitaan dan Informasi Kemenkumham, Goncang Rahardjo, dan Kakanim Klas 1 Manado, Montano F Rengkung.

Menurutnya Joni, seharusnya pihak imigrasi dapat membantu masyarakat, dengan tidak lagi mempertimbangkan kekuatan sendiri. Namun, juga harus melihat kebutuhan masyarakat.

Artinya tidak sertamerta membandingkan lagi mengenai jumlah SDM dengan jumlah permohonan. Waktu yang akan dipakai pegawai Kanim Manado pun dalam melayani masyarakat akan bertambah.

"Petugas di loket bisa siapa saja. Bisa pejabat, atau non pejabat. Tapi disitu ada kewenangan yang paling kuat, kalau perlu Kasie dan Kasubsie-nya turun jika ke loket jika dibutuhkan," kata Joni.

Lebih lanjut, Joni memerintahkan guna meningkatkan pelayanan publik, mulai besok Selasa (13/11/2012), kanim Manado tidak akan membatasi permohonan pembuatan paspor.

"Kalau boleh saya mewakili Kakanim, mulai besok, pembatasan permohonan tidak boleh ada lagi di sini," tegas Joni.

Menanggapi hal itu, Kakanim Klas 1 Manado, Montano F Rengkung mengaku siap menjalankan perintah tersebut. menurutnya kebijakan itu akan dilakukan mulai besok hari.

"Mudah-mudahan kami bisa jalankan mulai besok," ujarnya.

Editor: Ashari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved