• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribun Sumsel

Fatwa MUI: Pengedar Narkoba, Teroris dan Koruptor Dapat Dihukum Mati

Kamis, 18 Oktober 2012 14:57 WIB
Fatwa MUI: Pengedar Narkoba, Teroris dan Koruptor Dapat Dihukum Mati
KOMPAS.COM
Logo MUI

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan, hukuman mati tidak bertentangan dengan UUD 1945 sehingga dapat dilaksanakan. Maka dari itu, MUI juga pernah mengeluarkan fatwa Nomor 10/MUNAS VII/MUI/14/2005 yang membolehkan negara menjatuhkan hukuman mati dalam tindak pidana tertentu.

"Islam mengakui eksistensi hukuman mati dan memberlakukannya dalam jarimah (tindak pidana) hudud, qishah, dan ta'zir. Negara boleh melaksanakan hukuman mati kepada pelaku kejahatan atas pidana tertentu," ujar Ketua MUI Ma'ruf Amin pada jumpa pers di Kantor MUI, Jakarta, Kamis (18/10/2012).

Ma'ruf menjelaskan, pelaku tindak pidana pengedaran narkoba pantas menerima hukuman mati. Selain narkoba, pelaku tindak pidana terorisme dan korupsi juga dapat dikenai hukuman mati. Hukuman biasa dipandang tak mampu memberikan efek jera.

"Narkoba bukan hanya membunuh orang per orang, tapi ribuan bahkan ratusan ribu orang, bahkan satu generasi," katanya.

Bahkan Ma'ruf menambahkan, hukuman mati masih belum setimpal jika dibandingkan dengan kerusakan yang ditimbulkan oleh kejahatan tindak pidana narkotika, terorisme, maupun korupsi. Hukuman mati, lanjutnya, merupakan salah satu bentuk hukuman dalam sistem hukum Islam yang sangat efektif.
Editor: Vanda Rosetiati
Sumber: Kompas
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
14813 articles 72 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas