A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Kebun Tebu PTPN VII Cinta Manis Membara - Tribun Sumsel
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribun Sumsel

Kebun Tebu PTPN VII Cinta Manis Membara

Selasa, 17 Juli 2012 11:41 WIB
Kebun Tebu PTPN VII Cinta Manis Membara
TRIBUNSUMSEL/ANDI AGUS T
Perkebunan tebu milik PTPN VII Cinta Manis, Ogan Ilir, mulai membara, Selasa (17/7) pagi
Laporan Wartawan TribunSumsel.Com, Andi Agus T

TRIBUNSUMSEL.COM, OGAN ILIR -
Puluhan warga mendatangi kompleks perkantoran PTPN VIII Cinta Manis, Ogan Ilir, Selasa (17/7) pagi terkait sengketa lahan perkebunan tebu. Warga membawa senjata tajam berupa parang.

Wartawan belum dapat masuk ke lokasi karena warga bersenjata. Pantauan sementara, di rayon enam, terdapat mobil terbakar. Sementara saat ini, perkebunan tebu terbakar.

Juni lalu ribuan warga demo ke DPRD Sumsel dan melakukan pertemuan dengan manajemen PTPN VII Cinta Manis. Saat itu kedua belah pihak menerima empat poin kesepakatan. Namun, tiga poin yang dianjurkan Direksi PTPN justru ditolak warga.

Empat poin kesepakatan yang diterima kedua belah pihak itu yakni lahan PTPN yang belum memiliki sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) dimintakan agar diserahkan kepada masyarakat melalui pengajuan permohonan dari warga diteruskan ke Pemkab atau DPRD OI dan Menteri BUMN. Lahan yang memiliki HGU harus ditinjauulang. PTPN dipersilakan melaksanakan aktivitasnya seperti biasa tanpa ada gangguan dari masyarakat tetapi warga harus ikut mengamankan wilayah lahan yang mereka klaim sampai proses permohonan lahan dikembalikan kepada masyarakat.

Semula poin keempat itu berbunyi, warga diberikan kebebasan melakukan pematokan lahan, tetapi kuasa hukum Direksi PTPN Bambang Hariyanto mengatakan jika diizinkan melakukan pematokan sama saja dengan mengizinkan warga melakukan aktivitas di tengah kegiatan PTPN sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan.

Karena para peserta rapat yang hadir seperti sudah begitu lelah, maka pimpinan rapat Iklim Cahya memberikan keputusan agar warga boleh mengamankan wilayah lahan yang mereka klaim masing-masing tanpa melakukan pelanggaran hukum.

Sedangkan tiga poin yang ditawarkan PTPN kepada masyarakat yakni, PTPN siap menjalin hubungan baik yang saling menguntungkan dengan masyarakat desa perbatasan dengan kebun PTPN. Kedua, PTPN siap menjadikan lahan tebu tersebut untuk dijadikan lahan kebun plasma dengan hitungan 80:20. Sedangkan soal ganti rugi silakan diajukan ke PTPN dengan cara yang sah dan dibuktikan surat kepemilikan lahan sehingga PTPN akan memprosesnya untuk dilakukan ganti rugi.

Pertemuan antara PTPN dengan warga masyarakat dari belasan desa di empat kecamatan  se Kabupaten  OI ini difasilitasi Ketua DPRD OI Iklim Cahya, Wabup Daud Hasyim, Kapolres AKBP deni Dharmapala, Dandim Kayuagung, dan Wakil Ketua DPRD Arhandi Tabroni. Sedangkan dari PTPN VII dihadiri langsung jajaran Manager dan Kuasa Direksi H Bambang Hariyanto.
Editor: Aang Hamdani
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1014 articles 72 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas